Definisi Logika :
Logika berasal dari kata Yunani kuno λόγος (logos) yang berarti hasil pertimbangan akal pikiran yang diutarakan lewat kata dan dinyatakan dalam bahasa. Logika adalah salah satu cabang filsafat.
Sebagai ilmu, logika disebut dengan logike episteme (Latin: logica scientia) atau ilmu logika (ilmu pengetahuan) yang mempelajari kecakapan untuk berpikir secara lurus, tepat, dan teratur[1].Ilmu disini mengacu pada kemampuan rasional untuk mengetahui dan kecakapan mengacu pada kesanggupan akal budi untuk mewujudkan pengetahuan ke dalam tindakan. Kata logis yang dipergunakan tersebut bisa juga diartikan dengan masuk akal. ( sumber : http://id.wikipedia.org/wiki/Logika)
Definisi Algoritma :

Ahli sejarah matematika menemukan kata algoritma berasal dari nama penulis buku Arab terkenal, yaitu Abu Abdullah Muhammad Ibnu Musa Al-Khuwarizmi seorang ahli matematika,astrologi dan geografi.,dibaca orang barat menjadi Algorism, Al-Khuwarizmi menulis buku yang berjudul Al Jabar Wal-Muqobala yang artinya”Buku Pemugaran dan Pengurangan”(The book of Restoration and Reduktion) dan diperoleh kata”Aljabar”atau”Algebra”.
Algoritma adalah:
1.langkah-langkah yang dilakukan agar solusi masalah dapat diperoleh
2.Suatu prosedur yang merupakan urutan langkah-langkah yang berintegrasi
3.Suatu metode khusus yang diginakanuntuk menyelesaikan suatu masalah yang nyata(Webster Dictionary)
Kesimpulannya:
Suatu Algoritma yang terbaik(The Best) : “Suatu algoritma harus menghasilkan output yan tepat guna(efektif) dalam waktu yang relatif singkat & penggunaan memori yang relatif sedikit(efisien) dengan langkah yang berhingga & prosedurnya berakhir baik dalam keadan diperoleh suatu solusi ataupun tidak ada solusinya.
Beberapa hal yang perlu diperhatikan dalam membuat algoritma:
1. Teks alogaritma langkah langkah penyelesaian maslah dengan sederhana dan mudah di pahami
2. Setiap orang dapat membuat aturan penulisan sendiri sesuai dengan pendapat masing masing tapi tetap terurut dan terkonsep
3. Notasi alogaritma bukan notasi bahasa pemograman, agar dapat di jalankan dalam bahasa computer/pemograman pseudokode harus di translasikan atau di terjemahkan ke dalam bahasa pemograman terlebih dahulu
4. Alogaritma merupakan hasil konseptual hasil dari pemikiran supaya dapat di laksanakan oleh computer, alogaritma harus di terjemahkan kedalam bahasa pemograman agar dapat terbaca oleh computer
Contoh:
A. Algoritma untuk mengirimkan surat
1. Tulis surat pada secarik kertas surat
2. Ambil sampul surat atau amplop
3. Masukkan surat ke dalam amplop
4. Tutup amplop surat dengan lem perekat
5. Tulis alamat surat yang dituju, jika tidak diingat, lebih dahulu ambil buku alamat & cari alamat yang dituju, lalu tulis alamat tersebut pada amplop surat
6. Tempelkan perangko pada amplop surat
7. Bawa surat ke kantor pos untuk diserahkan pada pegawai pos atau menuju ke bis surat untuk memasukkan surat ke dalam kotak/bis surat.
B. Algoritma untuk menentukan bilangan akar kuadrat dari suatu bilangan bulat positif yang diinput.
1. Baca bilangan bulat positif yang diinput, sebut saja sebagai A.
2. Dinyatakan Nilai B adalah 0
3. Jika Nilai C sama dengan Nilai A, maka Nilai B adalah Akar dari Nilai A, lalu stop
4. Jika tidak, maka nilai B akan bertambah 1
5. Kembali ke langkah pada No.3
Tahapan Analisa Algoritma
1. Bagaimana merencakan suatu algoritma:
Menentukan beberapa model atau desain sebagai penyelesaian dari suatu masalah untuk mendapat sebuah solusi yan mungkin. Dengan demikian, akan banyak terdapat variasi desain atau model yang dapat diambil yang terbaik.
2. Bagaimana menyatakan/merancangsuatu algoritma
Menentukan model suatu algoritma yang digunakan sehingga dapat membuat barisan langkah secara berurutan guna mendapatkan solusi penyelesaian masalah. Ada beberapa metode untuk menentukan/merancang model algoritma dalam program Komputer yaitu dengan cara:
A.Dengan Bahasa semu(Pseudocode):
yaitu dengan menggunakan bahasa sehari-hari, tetapi harus jelas dan terstruktur, seperti telah penulis sebutkan pada contoh-contoh sebelumnya(Contoh prosedur berikirm surat).dengan kata lain bahasa algorimik(sering disebut pseudo-code)adalah sebuahbahas penengah amtara manusia dan computer.
Contoh:
1. Untuk mengitung Luas Segitiga:
* Masukan Nilai Alas
* Masukan Nilai Tinggi
* Hitung Luas = (Alas * Tinggi)/2
* Cetak Luas
2.Cara membuat nasi goring
No
|
Hal
|
Alogaritma
|
Contoh langkah dalam alogaritma pseodokode
|
1
|
Membuat nasi goreng
|
Resep nasi goring sederhana
|
· Tumis bawang putih dan merah dan cabae merah sampai harum
· Masukan telur dan aduk.
· Masukan juga nasi lalu aduk sampai merata.
· Tambah garan dan merica bubuk dan aduk hingga merata .
· Sesudah itu hidangkan dan nasgor sederhana siap di santap.
|
B. Dengan diagram alur atau flowchart:
yaitu dengan membuat suatu penulisan atau penyajian algoritma berupa diagram yang menggambarkan susunan alur logika dari suatu permasalahan.Dengan kata lain,flowchart membantu kita untuk mengerti dan melihat bentuk algiritma dengan menampilkan algoritmadalam simbol-simbol gambar.Sebelum kita membuat flowchart kita harus terlebih dahulu tahu makna atau arti symbol flowchart tersebut dibawah ini:
No
|
symbol
|
nama
|
fungsi
| |||
1
|
Terminator
|
permulaan/ahir program
| ||||
2
|
Process
|
perhitungan &
proses Pengolahan data
| ||||
3
|
input/output
|
proses memasukan &
mengeluarkan data
| ||||
4
|
Decision
|
penyelesaian data yang
Memberikan pilihan
| ||||
5
| ![]() |
on page cnnektor
|
penghubung bagian flowchat
| |||
6
|
flow line
|
arah aliran program
| ||||
7
|
|
Subrutin
|
Di gunakan untuk menjalankan sub pada suatu program atau peroses
| |||
8
| ![]() |
Peerparation
|
Di gunakan untuk pemberian harga awal
| |||
9
|
|
On page connector
|
Untuk menghubungkan sambungan dari bagian flowchat yang terputus yang berada di halaman lain
|
Contoh:
struktur






Tidak ada komentar:
Posting Komentar